Sambutan Kepala BKTM Makassar

Kepala BKTM

Assalamu Alaikum Warahmatullahi  Wabarakatuh
Selamat Datang di Website Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM) Makassar

Alhamdulilah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkah rahmat dan hidayah-Nya sehingga BKTM  Makassar dapat menyajikan informasi tentang pengembangan pelayanan kesehatan tradisional, alternatif dan komplementer melalui pembuatan website ini.

Nenek moyang kita sejak jaman dahulu telah mengajarkan secara turun temurun dalam meracik dan memanfaatkan tanaman obat yang ada di alam. Setiap daerah mempunyai cara dan jenis pengobatan (kearifan lokal) yang beranekaragam dan terus berkembang dan dimanfaatkan hingga sekarang. Hasil Riskesdas 2010, 55,3% penduduk Indonesia menggunakan ramuan tradisional jamu untuk memelihara kesehatan, dan 95,6% dari angka tersebut mengakui ramuan tradisional yang digunakan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini membuktikan bahwa pelayanan kesehatan tradisional semakin diminati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Seiring pula dengan perkembangan di manca negara yang mulai "back to nature" ke pengobatan tradisional/pengobatan timur dengan memanfaatkan tanaman obat sebagai self care, diperkuat lagi dengan komitmen dunia internasional di konferensi WHO  dan konferensi negara-negara Asean yang sepakat penggunaan Obat Tradisional yang berdasarkan Evidence Base di fasilitas pelayanan kesehatan.  Hal tersebut menjadikan pengobatan tradisional mulai berkembang seiring dengan meningkatnya penelitian di bidang kesehatan tradisional, alternatif dan komplementer maka pengobatan tradisional sekarang sebagai alternatif pendamping pengobatan konvensional.

Dalam UU Kesehatan No.36 Tahun 2009 pada pasal 48 ayat 1; (2). Pelayanan Kesehatan Tradisional. Dan Kepmenkes No.374/Menkes/SK/V/2009 tentang Sistem Kesehatan Nasional, pada dasarnya pelayanan kesehatan tradisional perlu dibina dan diawasi pemerintah agar dapat dipertanggungjawabkan manfaat dan keamanannya, serta tidak bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat.

BKTM Makassar adalah Unit Pelaksana Teknis di bidang kesehatan tradisional masyarakat yang secara administratif dibina oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak dan secara teknis fungsional dibina oleh Direktorat Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional Alternatif dan Komplementer di lingkungan Kementerian Kesehatan RI. BKTM Makassar mempunyai tugas melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelayanan kesehatan tradisional pada 17 provinsi jejaring di regional timur Indonesia.

Beberapa hal tersebut diatas yang mendasari kami membuat website ini sebagai wujud lain pelayanan BKTM Makassar di bidang kesehatan tradisional, alternatif dan komplementer. Diharapkan lebih mendekatkan kami dengan masyarakat, dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang terkait dengan pengembangan pelayanan kesehatan tradisional, alternatif dan komplementer.

 

Wassalam............
DR. dr. Hj. Anna Khuzaimah, M.Kes